Jaringan komputer ada 3 jenis,
antara lain sebagai berikut:
1. Local Area Network (LAN)
· Lokal Area Network (LAN) adalah
suatu jarinan ang menggabungksn antara perangkat keras dan perangkat lunak
setiap komputer dengan mempunyai data yan sama dan mempunyai kecepatantransfer
data tingi agar dapat saling bekomunikasi (sharing) dalam area kerja tertentu.
LAN dapat definisikan sebagai network atau
jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas
didalam satu gedung, satu kompleksgedung atau suatu kampus dan tidak
menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan
pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah
pemilik LAN itu sendiri. Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah
LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN
itu sendiri mengakibatkansemua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat
bertukar data atau dengan kata lain berhubungan.
Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya
pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya
menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu
sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang
alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub
hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu
port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.
2. Metropolitant Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN)
merupakan system jaringan komputer yang mempunyai area kerja antar satu kota
dalam suatu provinsi. Area jariongan MAN lebih besar daripada jaringan area
LAN. Jaringan MAN berguna untuk membangun jaringan di kantor-kantor dalam
wilayah satu kota, gedung, pabrik, kampus dan kantor pusat yan masih ada dalam
1 jangkauannya. Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi
LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama
dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya
berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi
(swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat
berhubungan dengan jaringan televisi kabel. Membangun & Implementasi sistem
jaringan yang mengkolaborasikan antar server guna memenuhi kebutuhan internal
perusahaan dan pemerintah dalam mengkomunikasikan jaringan yang dipergunakan
sehingga dapat melakukan kegiatan seperti chat, messenger, video dan lain –
lain dengan bandwidth lokal.
3. Wide Area Network (WAN
Wide Area Network (WAN) adalah
jaringan komputer yang ruang lingkupnya mencapai antar provinsi bahkan antar
negara. Biasanya menggunakan jaringan satelit atau jaringan bawah laut.
Misalnya pada jaringan Bank ABN UMRO. Komputer-komputer yang disambung ke
wide-area network sering disumbunkan melewat jaringan umum (public networks),
seperti sistem telepon. Juga dapat menggunakan “leased lines or satellites”. WAN
yang terbesar adalah Internet. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga
pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna
dan komputer di lokasi yang lain.
Jenis
– Jenis Jaringan dan Topologi Jaringan
1. JENIS-JENIS JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer dapat diartikan
sebagai suatu himpunan terkoneksi sejumlah komputer otonom. Otonom disini
adalah untuk membedakan pembatasan dengan sistem master. Jika komputer tidak
dapat aktif dan mengontrol, maka komputer itu tidak otonom.
- Jaringan memungkinkan manajeman sumberdaya lebih efisien.
- Jaringan mampu mempertahankan informasi agar tetap andal & up to date.
- Jaringan mampu mempercepat proses berbagi data.
- Jaringan memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi lebih efisien.
- Jaringan membantu usaha dalam melayani client secara efektif.
Ada 3 tipe jaringan yang biasa
digunakan, yaitu:
- Jaringan LAN
- Jaringan MAN
- Jaringan WAN
A. LOCAL AREA NETWORK ( LAN )
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer
yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah
atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE
802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer
data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk
LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi
biasa disebut hotspot dan LAN adalah suatu kumpulan komputer, dimana
terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank
data (server). Berdasarkan kabel yang digunakan, ada 2 cara membuar jaringan
LAN yaitu dengan kabel BNC dan kabel UTP.
Pada sebuah LAN, setiap node atau
komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump
terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN
sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa
data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat
berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang
sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas
atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai
berikut :
- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
- Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di
antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam
jaringan tersebut.
Keuntungan Jaringan Lan
- Pertukaran file dapat dengan mudah dilakukan.
- Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua server.
- File – file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses oleh semua client.
- File data yang keluar / masuk dari/ke server dapat dikontrol.
- Proses baskup data menjadi lebih cepat dan mudah.
- Resiko kehilangan data karena virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
- Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan E – mail dan Chat.
B. METROPOLITAN AREA NETWORK ( MAN )
Metropolitan area network atau
disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data
berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus,
perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari
beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan
jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu
jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan
berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya.
Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10
hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan
antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat
yang berada dalam jangkauannya.
MAN adalah satu rangkaian komputer
yang disambungkan antara satu sama lain pada kedudukan geografi yang LUAS,
antara gabungan LAN dan WAN pada satu bandar kepada satu LAN dan WAN pada
bandar yang lain dengan penyambungan kepada BACKBONE yang dijanakan oleh
syarikat telekomunikasi.
C. WIDE AREA NETWORK ( WAN )
WAN adalah jaringan komputer yang
ruang lingkupnya mencapai antarprovonsi bahkan antar negara. Biasanya, jaringan
ini menggunakan sarana satelit atau kabel bawah laut. Misalnya, penggunaan
jaringan WAN pada jaringan Bank ABN UMRO, di mana di Indonesia bisa berhubungan
dengan kantor pusatnya di Belanda hanya dalam waktu beberapa menit.
WAN adalah singkatan dari istilah
teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan
komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer
antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai
jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan
jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna
atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan
komputer di lokasi yang lain.
WAN itu Jaringan (network) Komputer
yang Luas secara geografik. Maksudnya, satu WAN terdiri dari dua atau lebih
local-area networks (LAN). LAN itu Jaringan Komputer yang tidak luas, misalnya
kebanyakan LAN terbatas di satu gedung atau beberapa gedung saja.
2. TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan adalah bentuk
perancangan baik secara fisik maupun logik yang digunakan untuk membangun
sebuah jaringan komputer. Ada beberapa macam topologi jaringan, antara lain :A.
TOPOLOGI BUS
adalah topologi awal yang digunakan
untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing – masing komputer akan
terhubung ke 1 kabel dengan beberapa terminal & di akhir dari kabel harus
diakhiri dengan 1 terminator. Kelemahan topologi ini jika terjadi tabrakan aliran
data & aliran kabel putus maka jaringan semuanya akan putus. Dalam topologi
ini menggunakan kabel coaxial.Jaringan yang menggunakan topologi bus disebut
juga dengan linier bus karena hubunganya hanya melalui satu kabel yang linier.
Kabel yang biasa digunakan adalh kabel koaksial. Selain itu, pada awal dan
akhir dari kabel jaringan diberi terminator.
A. TOPOLOGI BUS
adalah topologi awal yang digunakan
untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing – masing komputer akan
terhubung ke 1 kabel dengan beberapa terminal & di akhir dari kabel harus
diakhiri dengan 1 terminator. Kelemahan topologi ini jika terjadi tabrakan
aliran data & aliran kabel putus maka jaringan semuanya akan putus. Dalam
topologi ini menggunakan kabel coaxial.Jaringan yang menggunakan topologi bus
disebut juga dengan linier bus karena hubunganya hanya melalui satu kabel yang
linier. Kabel yang biasa digunakan adalh kabel koaksial. Selain itu, pada awal
dan akhir dari kabel jaringan diberi terminator.
B. TOPOLOGI STAR (BINTANG)
Keuntungan dari topologi bintang
adalah memudahkan admin mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan
komputer / terminal, memudahkan mendeteksi kesalahan dan kerusakan pada
jaringan. Namun kelemahan topologi ini adalah pemborosan kabel, apabila
kerusakan terjadi pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa digunakan.
Dalam topologi star, hubungan antar-node dihubungkan dengan peralatn yang disebut dengan hub atau concentrator. Setiap nodenya akan dihubungkan dengan kabel ke hub .
Dalam topologi star, hubungan antar-node dihubungkan dengan peralatn yang disebut dengan hub atau concentrator. Setiap nodenya akan dihubungkan dengan kabel ke hub .
C. TOPOLOGI RING
adalah topologi jaringan dimana
setiap komputer yang terhubung membentuk lingkaran. Kelebihan topologi ini
adalah kabel yang digunakan bisa jadi lebih dihemat. Tapi kerurangannya dalam
pengembangan jaringan menjadi lebih susah karena setiap komputer akan saling
terhubung.
Setiap node dalam topologi ring saling berhubungan dengan node lainnya sehingga berbentuk seperti lingkaran (ring)
Setiap node dalam topologi ring saling berhubungan dengan node lainnya sehingga berbentuk seperti lingkaran (ring)
D. Topologi Tree
adalah topologi yang bisa digunakan
pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat. Pada gambar sentral
pusat / yang berada pada bagian yang paling atas disebut sentral yang aktif,
sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.
E. Topologi Mesh
adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.
Kelebihan :
- Pengiriman data menjadi lebih cepat.
- Memiliki sifat robust, artinya jika salah satu jaringan pada komputer mati maka yang lainnya tidak akan mati.
- Privacy & decurity pada topologi ini lebih terjamin.
- Memudahkan mengidentifikasi kalahan saat terjadi kerusakan koneksi dalam jaringan.
Kekurangan :
- Membutuhkan banyak kabel & port I/O.
- Biaya relatif mahal.
- Installasi & konfigurasi menjadi lebih sulit.
- Memerlukan space.
3. PROTOKOL JARINGAN
Protokol jaringan adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam
melaksanakan pertukaran data dalam sebuah jaringan
atau sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras,
perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah,
protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protokol mengurusi
segala hal dalam komunikasi data, mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang
dipertukarkan hingga ke masalah koneksi listrik dalam jaringan. Dalam suatu jaringan komputer, terjadi sebuah proses komunikasi antar entiti atau
perangkat yang berlainan sistemnya. Entiti atau perangkat ini adalah segala
sesuatu yang mampu menerima dan mengirim. Untuk berkomunikasi mengirim dan menerima antara dua entiti dibutuhkan saling-pengertian di antara
kedua belah pihak. Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol. Jadi
protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data.
Protokol mendefinisikan apa yang
dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. Elemen-elemen
penting daripada protokol adalah : syntax, semantics dan timing.
- Syntax mengacu pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannya memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri.
- Semantics mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah bagaimana bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan.
- Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah.
Setiap jenis topologi jaringan memiliki protokol tertentu, misalnya pada topologi Bus
dikenal protokol Ethernet, dan pada topologi Cincin dikenal protokol Token-Ring.
Protokol standard komunikasi data
yang menjadi acuan dalam perancangan hardware maupun software jaringan adalah: Model Referensi OSI (Open System Interconnection) yang ditetapkan oleh
organisasi acuan sedunia ISO (International Standard Organization). Menurut OSI
komunikasi antara dua komponen dalam jaringan memerlukan 7 lapisan,
mulai dari lapisan Aplikasi, dimana pengguna memulai pengiriman datanya, hingga
ke lapisan Fisik, dimana data dalam bentuk sinyal listrik di-transmisikan
melalui media komunikasi.
Protokol jaringan praktis yang
digunakan dewasa ini pada jaringan Internet maupun Intranet adalah protokol Model Referensi TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol
TCP/IP ini merupakan penyederhanaan dari OSI dengan menggabungkan
lapisan-lapisannya sehingga tersisa hanya 5 lapisan. Perbandingan kedua
protokol ini disajikan pada gambar berikut:
Fungsi utama masing-masing lapisan
OSI disajikan dalam tabel berikut ini:
Lapisan
|
Fungsi Lapisan
|
Application (Aplikasi)
|
Lapisan yang menangani program
aplikasi yang digunakan oleh user dalam mengirim/menerima data, misalnya
program e-mail, Messenger, Browser, dsb
|
Presentation (Presentasi)
|
Lapisan ini melakukan presentasi
data, perubahan format agar terjadi kesesuaian antara pengirim dan penerima
|
Session (Sessi)
|
Lapisan ini yang membuka koneksi
antara dua komponen yang berkomunikasi, menjaga koneksi selama komunikasi
berlangsung dan memutuskan-nya ketika selesai
|
Transport (Transport)
|
Lapisan ini yang menjamin
pengiriman data dari satu komponen ke komponen lainnya yang berkomunikasi
|
Network (Jaringan)
|
Lapisan yang mengatur rute dari
paket data melalui jaringan, sehingga paket ini bisa sampai ke tujuan
|
Data Link (Sambung Data)
|
Lapisan yang menjamin paket-paket
data terbebas dari kesalahan ketika disampaikan ke penerima
|
Physical (Fisik)
|
Lapisan yang menangani medium
fisik / koneksi listrik yang menghubungkan dua komponen yang berkomunikasi.
|
Fungsi utama masing-masing lapisan
TCP/IP disajikan dalam tabel berikut ini:
Lapisan
|
Fungsi Lapisan
|
Physical (Fisik)
|
Lapisan yang menangani antarmuka
antara medium transmisi dengan peralatan. Karakteristik fisik, seperti
medium, bentuk signal, kecepatan signal, ditentukan pada lapisan ini.
|
Network Access (Jaringan)
|
Lapisan ini menangani rute data
dan akses antara dua komputer yang saling berkomunikasi dalam jaringan yang
sama. Lapisan ini juga memeriksa alamat penerima data, menetapkan prioritas
pengiriman.
|
Internet
|
Lapisan ini menangani rute data
dan akses antara dua komputer yang berkomunikasi dalam jaringan yang berbeda.
Lapisan ini menggunakan protokol Internet untuk memilih rute data dalam
jaringan yang beragam.
|
Transport
|
Lapisan yang menjamin reliabilitas
pengiriman paket-paket data, serta mengatur urutan paket tersebut. Protokol
TCP digunakan pada lapisan ini.
|
Application (Aplikasi)
|
Lapisan ini menangani berbagai
aplikasi yang akan menggunakan jaringan.
|
Protokol TCP/IP mengenali tiap
terminal dalam jaringan melalui nomer IP (IP number),
setiap komputer harus memiliki nomer IP yang berbeda. Nomer IP dewasa ini
menggunakan bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian masing-masing 8
bit, sebagai contoh dalam jaringan intranet biasa digunakan nomer IP untuk satu
komputer sebagai berikut : 192.168.1.10, dan pada jaringan yang sama nomer IP
komputer lainnya adalah : 192.168.1.15, dan sebagainya.
Selain kedua protokol diatas dikenal
pula protokol akses media, protokol antar jaringan, dan protokol transport data. Protokol akses media adalah protokol pada lapisan fisik
dan lapisan data-link, mengatur bagaimana data disalurkan pada media fisik dan
bagaimana data diakses dari media fisik.
Protokol akses media yang terkenal adalah protokol ethernet yang biasa disebut sebagai CSMA/CD (Carrier Sense Multiple
Access / Collision Detection) dan Token-Ring.
CSMA/CD mengatur data pada topologi bus dan topologi star. Token-Ring mengatur data pada topologi ring yang
menggunakan media kabel koaksial, pada topologi ring dengan kabel serat optik digunakan protokol FDDI (Fiber
Distributed Data Interface).
CSMA/CD yang di-standarisasi sebagai
IEEE 802.3 memiliki prinsip kerja sebagai berikut:
- Terminal yang akan mengirim data melalui media harus memeriksa media apakah dalam keadaan sibuk (ada yang pakai) atau tidak (carrier sense).
- Bila tidak sibuk maka segera kirim data melalui media
- Bila sibuk maka terminal harus terus mendengarkan (memeriksa) berulang-kali hingga tidak sibuk.
- Bila karena suatu hal terjadi tabrakan (dua terminal secara bersamaan mendeteksi media pada keadaan tidak sibuk, keduanya mengirim data pada saat yang sama), maka sinyal gangguan akan dikirim ke semua terminal (collision detection), dan kedua terminal yang bertabrakan akan di-stop untuk mengirim data sementara waktu.
- Setelah sinyal gangguan berlalu beberapa saat maka terminal dapat mulai berlomba untuk mendapatkan media.
Token-Ring adalah protokol akses
media pada topologi cincin yang distandarisasi sebagai IEEE 802.5. Token adalah
sebuah frame data kecil yang dialirkan (sirkulasi) satu-arah ke semua terminal
dalam jaringan cincin. Prinsip kerjanya sebagai berikut:
- Terminal yang akan mengirim data harus menunggu untuk mendeteksi adanya token yang melintas pada koneksi-nya.
- Ketika ada token, dan token ini bebas, maka terminal ini akan mengubah bit token menjadi terpakai kemudian menyertakan frame data untuk di-sirkulasi dalam jaringan.
- Setiap terminal akan memeriksa: apakah data yang dibawa token ini adalah untuknya atau bukan. Apabila frame data ini bukan untuknya maka frame diteruskan ke terminal berikutnya.
- Apabila frame data ini untuknya maka data akan diambil kemudian bit token diubah menjadi bebas (kosong).
- Apabila token dan frame data tidak ada yang mengambil-nya maka token akan dibebaskan pada saat melintas kembali ke terminal pengirim.
Protokol dapat diibaratkan sebagai
bahasa komunikasi antar komputer dalam jaringan. Terdapat berbagai macam
protokol yang masing-masing mempunyai keunggulan tersendiri.
a. NetBEUI
NetBEUI merupakan protokol yang
banyak digunakan dalam jaringan lokal berbasis sistem operasi Microsoft
Windows. Sangat baik dan cepat untuk layanan file sharing dan print sharing.
Salah satu kelemahan protokol ini adalah tidak dapat di-routing sehingga hanya
dapat bekerja di satu jaringan lokal. Contoh penggunaan protokol ini adalah
pada Program Microsoft Neighbourhood. Penjelasan tentang routing akan
dijelaskan lebih lanjut dalam modul selanjutnya.
b. IPX/SPX (Internetwork Packet
Exchange/Sequenced Packet Exchange)
Hampir sama dengan NetBEUI, yaitu digunakan
di jaringan lokal dan sangat baik untuk file sharing dan print sharing serta
dapat di-routing. Protokol ini biasa digunakan di jaringan berbasis sistem
operasi Novell Netware.
c. Protokol yang dikembangkan oleh
OSI/ISO seperti X.25/X.75/X.400.
Protokol ini sudah digunakan oleh
beberapa institusi. Sayang segala informasi tentang protokol ini harus dibeli
oleh kita ke ISO. Hal ini menyebabkan perkembangan ISO/OSI menjadi lambat.
d. TCP/IP (Transmision Control
Protocol/Internet Protocol)
“Terdapat perbedaan antara kata
“internet” dengan “Internet”. “Internet” adalah International Network sedangkan
“internet” adalah internetworking. Kata “Internet” pada IP adalah
internetworking”.
TCP/IP adalah protokol yang
digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan
memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang
berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan
saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat
IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan
tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap
network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP
(IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter.
Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama
Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga
sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.
Cri-ciri yang terdapat di protocol
TCP/IP:
- Standart protokol TCP/IP dalam bentuk Request For Comment (RFC) dapat diambil oleh siapapun tanpa biaya.
- Tidak tergantung pada system operasi atau hardware tertentu.
- Pengembamngannya berdasarkan consensus dan tidak bergantung pada vendor tertentu.
- Dapat digunakan hampir disemua perangkat transmisi sepeeti Ethernet, TokenRing, jaur telepon dial-up, jaringan X.25.
- Pengalamatan bersifat unik dalam skala global. Sehingga komputer yang menggunakan TCP/IP dapat saling berhubungan walaupun jaringannya sangat luas.
- Memiliki banyak layanan.
- Bisa diterapkan pada internetwork karena memiliki fasilitas routing.
Dalam dunia internet tidak ada suatu
badanpu yang berhak mengatur jalannya internet secara umum. Tapi untuk masalah
protokol yang digunakan dalam internet ada lembaga khusus yang bertanggung
jawab dalam mengatur, mengontrol, serta melakukan standarisasi protokol.
Lembaga tersebut adalah:
- 1. Internet society. Bertugas mendukung dan mempromosikan pertumbuhan Internet sebagai sarana komunikasi untuk riset. Lembaga ini tidak hanya mengurusi masalah teknis tapi juga masalah politik, dan sosial kemasyarakatan.
- 2. Internet Architecture Board (IAB). Merupakan badan penasihat teknis Bagi Internet Society. IAB punya wewenang untuk menerbitkan dokumen standart Internet (RFC=Request For Comment), mengatur angka-angka dan konstanta yang digunakan dalam protokol Internet. Contoh angka dan konstanta yang datur dalam protokol internet antara lain: nomor port, TCP, kode protokol IP, tipe hardware ARP.
- 3. Internet Engineering Task Force (IETF). Badan yang berorientasi membentuk standart internet. Badan ini dibagi menjadi 9 kelompok kerja. Masing-masing kelompok kerja bertugas menghasilkan standart-standart Internet. Contoh kelompok kerja tersebut antara lain : kelompok kerja routing , aplikasi addressing, keamanan komputer dan lain-lain. Setiap kelompok kerja akan menghasilkan usulan-usulan standart internet yang nantinya akan diseleksi. Usulan standart internet yang lolos seleksi akan menjadi Standart Internet setelah ditetapkan oleh IAB. Sebenarnya yang berhak untuk membuat usulan standart internet bukan hanya IETF tapi juga lembaga lain , diantaranya adalah IEEE.
IEEE singkatan dari Institute of
Electrical and Electronic Engineers. IEEE sebuah organisasi profesi untuk
teknik elektro telah mengembangkan beberapa standart protokol physical layer
dan link layer untuk LAN.
- 4. Internet Research Task Force (IRTF). IRTF merupakan lembaga penilitian untuk jangka panjang.
Ada beberapa istilah yang sering
ditemukan didalam pembicaraan mengenai TCP/IP, yaitu diantaranya :
Host atau end-system::
Seorang pelanggan pada layanan
jaringan komunikasi. Host biasanya berupa individual workstation atau personal
computers (PC) dimana tugas dari Host ini biasanya adalah menjalankan applikasi
dan program software server yang berfungsi sebagai user dan pelaksana pelayanan
jaringan komunikasi.
Internet:
merupakan suatu kumpulan dari
jaringan (network of networks) yang menyeluruh dan menggunakan protokol
TCP/IP untuk berhubungan seperti virtual networks.
Node:
istilah yang diterapkan untuk router
dan host.protocol, yaitu merupakan sebuah prosedur standar atau aturan untuk
pendefinisian dan pengaturan transmisi data antara komputer-komputer.
Router:
suatu devais yang digunakan sebagai
penghubung antara dua network atau lebih. Router berbeda dengan host
karena router bisanya bukan berupa tujuan atau data traffic. Routing dari
datagram IP biasanya telah dilakukan dengan software. Jadi fungsi routing dapat
dilakukan oleh host yang mempunyai dua networks connection atau lebih.
Kata protokol dibidang komputer
digunakan untuk menjelaskan suatu aturan untuk saling berhubungan antara
berbagai unit. Peralatan jaringan komputer mengikuti protokol dalam
berkomunikasi satu sama lain.Sejak awal terdapat keragaman produk perangkat
keras dan perangkat lunak Jaringan komputer yang tersedia di pasar. Keragaman
ini disatu sisi menguntungkan pemakai peralatan Jaringan komputer karena
mendorong persaingan di antara pemasok dan menyediakan pilihan model yang luas,
namun keragaman ini menjadi beban karena sulit untuk saling menghubungkan
produk dari para pemasok yang berbeda.
Sejumlah perusahaan manufaktur
peralatan jaringan komputer menyadari potensi ketidak sesuaian peralatan
sebelum situasi menjadi tidak terkendali. IBM adalah salah satunya. Pada tahun
1970 IBM memasarkan 200 produk jaringan komputer yang berbeda yang dapat saling
dihubungkan dengan 15 cara yang berbeda, dan majemen IBM memutuskan bahwa satu
set protokol perlu disefinisikan agar menjadi panduan bagi pengembang di masa
depan. IBM menamakan system protokolnya dengan System Network Architecture
(SNA).
SNA diterima begitu baik sehingga
perusahaan manufakture komputer lain mengembangkan standar mereka sendiri.
Misalnya burroughs mengumumkan Burrougs Network Architecture (BNA) dan
Honeywell mengembangkan Distibuted System Environment (DSE), namun para pemakai
tidak melihat banyaknya standar dari perusahaan manufaktur sebagai solusi bagi
permasalahan mereka. Misalnya, SNA dari IBM memudahkan hubungan dengan
perangkat keras dan perangkat lunak IBM, tetapi tidak membantu pemakai yang
ingin menggbungkan produk IBM dengan pemasok lain.
Protokol perlu diutamakan pada
penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer
atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan
pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari
informasi untuk penyimpanan jangka panjang.
Sangat susah untuk menggeneralisir
protokol dikarenakan protokol memiliki banyak variasi didalam tujuan
penggunaanya. Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal
berikut:
- Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
- Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
- Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
- Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
- Bagaimana format pesan yang digunakan.
- Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
- Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya
- Mengakhiri suatu koneksi.
Untuk memudahkan memahami Protokol,
kita mesti mengerti Model OSI. Dalam Model OSI terdapat 7 layer dimana masing-masing
layer mempunyai jenis protokol sesuai dengan peruntukannya.
No comments:
Post a Comment